Sunday, December 5, 2010

Tumor Jinak pada ginjal

Neoplasma dapat terbentuk di sepanjang saluran kemih, yang paling sering adalah ginjal dan vesika urinaria. Pada ginjal dapat terjadi tumor jinak baik yang berasal dari epithelial maupun non epithelial, biasanya tumor jinak ini tidak menimbulkan gejala klinis sehingga umumnya ditemukan secara tidak sengaja pada pemeriksaan seperti general check up. Selain tumor jinak, dapat pula terjadi tumor ganas yang dapat menyerang baik pada anak-anak maupun dewasa.

Tumor jinak pada ginjal
Tumor epithelial ginjal  berasal dari epitel tubulus ginjal, berdasarkan jenisnya dibagi atas:


a. Oncocytoma renal

Tumor jinak ini banyak terjadi pada pria. Oncocytoma berasal dari sel yang berada di tubulus koligentes. Gejala klinis dari oncocytoma ialah nyeri perut, teraba massa abdominal, hematuria, dan flank pain. Pemeriksaan oncocytoma ini dapat dilakukan melalui biopsi dan aspirasi jarum halus. Selain itu, dapat juga dilakukan dengan pemeriksaan radiolog. 


Pada pemeriksaan biopsi, gambaran histologik dari neoplasma ini menunjukan adanya onkosit. Onkosit merupakan suatu sel yang besar dengan sitoplasma eosnofilik di dalamnya. Sel ini biasanya tersusun berupa lembaran. Gambaran histologiknya sangat mirip dengan gambaran karsinoma sel ginjal. Perbedaannya terletak dari kekeruhan di daerah sekitar perinuclear oncocytoma. Pada karsinoma sel ginjal, daerah sekitar perinuklearnya jernih.  Selain itu, apabila dites lebih lanjut akan ditemukan vimenthin pada oncocytoma, sementara pada karsinoma sel ginjal akan ditemukan cathepsin.


Tatalaksana pada oncocytoma ini berupa nefrectomy, dimana 95% penderita akan kembali normal dan tidak terjadi rekurens.

b. Papilary/ tubulopapilary adenoma
Tumor jinak ini biasanya berukuran kecil dan berasal dari epitel tubulus renal. Gambaran histologik dari papillary tumor ialah berupa sitoplasma besar yang terdiri dari sel eosinofilik dengan susunan menyerupai bentuk tubular papillary. Gambaran makroskopik biasanya bercabang, struktur papiloma dengan dengan kompleks yang banyak.

c. Adenoma Metanefrik
Gejala klinis pada pasien dengan tumor ini sangat tidak khas yaitu berupa nyeri perut. Gambaran histologik dari metanephric adenoma ialah tubul-tubul kecil dan papilla dengan ukuran yang lebih besar daripada papilla pada adenoma papiler. Selain itu, juga ditemukan stroma dan kista di sekitar neoplasma. Untuk pemeriksaan dan diagnosis pasti digunakan pemeriksaan imunohistokimia dengan marker tumor tersendiri. Hampir semua yang direseksi mengalami kesembuhan dan tidak terjadi rekurrens. 


d. Adenofibroma

2. Tumor non epithelial


a. Angiomyolipoma

Angiomyolipoma merupakan neoplasma jinak pada ginjal yang terdiri dari lemak, pembuluh darah, dan otot polos. Neoplasma ini lebih sering terjadi pada perempuan. Gambaran tumor ini  berupa sel bulat yang di dalamnya terdapat lemak, pembuluh darah, dan otot polos. Hampir semua penderita tumor jenis ini asymptomatic. Tatalaksana biasanya dengan nefrektomi. Biasanya besar dan bisa mengalami perdarahan secara spontan

b. Intersisial fibroma
Gambaran dari neoplasma jenis ini ialah hiperplasia sel pada ginjal dengan gambaran khas berupa jaringan ikat yang menjulur seperti sampai ke sel interstisial. Sel ini kecil (1-7mm) dengan dikelilingi garis-garis halus jaringan ikat.Pada pemeriksaan lebih lanjut didapatkan bahwa terdapat sangat banyak mukopolisakarida dan kolagen.

c. Juxtaglomerular Cell Tumour
Tumor ini biasa dijumpai pada orang usia muda, dengan puncak insidensi pada dekade ke-2 dan ke-3. Secara umum, gambaran histologik dari neoplasma ini ialah berupa sel soliter dengan batas tegas dan diselubungi oleh kapsula fibrosa. Selain itu juga ditemukan stroma pada neoplasma. Pada pemeriksaan imunohistokimia, didapatkan keterkaitan antara CD34 dan faktor VIII berperan penting pada patofisiologi tumor ini. Pada penderita tumor ini, sebagian besar mengalami gejala klinis berupa hipertensi, mual, flank pain, dan sakit kepala berkepanjangan.

d. Leiomyoma, Hemangioma, Lymphangioma
Leiomyoma terdiri dari gambaran sel otot polos yang tidak teratur pada ginjal. Massa ini bergelombang dan menyerupai tornado. Pewarnaan imunologik yang cukup khas ialah berupa anti smooth muscle antibody. Leiomyoma ini biasanya terjadi di daerah kapsula renal maupun pelvis. Gejala klinis pada tumor ini juga tidak khas.
Hemangioma terdiri dari gambaran sel besar dengan dikelilingi kapsula fibrosa dengan di dalamnya terdapat begitu banyak pembuluh darah. Pada gambaran klinisnya juga tidak khas. Pada neoplasma ini sering terjadi perdarahan yang cukup hebat.
Limfangioma terdiri dari malformasi kongenital pada sistem limfatik. Sebagian besar kasus terjadi pada anak kecil. Sel tumor ini menginvasi sistem limfatik. Penelitian pada kasus tumor ini masih sangat sedikit.
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment