Sunday, December 5, 2010

Penyakit Ginjal

Penyakit Ginjal

Pembagian penyakit pada ginjal
1. Penyakit ginjal pre renal
2. Penyakit vaskuler ginjal
3. Penyakit glomeruler
4. Penyakit Tubulo-Intersisial
5. Penyakit ginjal obstruktif

Selain itu, berdasarkan waktu, penyakit ginjal juga dapat dibagi atas:
1. Penyakit ginjal akut
Peningkatan kreatinin atau urinalisis abnormal dalam beberapa hari atau minggu.


2. Penyakit ginjal kronik
Penyakit ginjal berlangsung lebih dari 3 bulan.

Penjelasan Detail per Penyakit:
1.Penyakit ginjal pre renal: Akibat berkurangnya perfusi ke ginjal oleh karena deplesi volume cairan atau hipotensi relatif. Hal ini dapat terjadi karena:



  • Pendarahan
  • Kehilangan cairan melalui gastro intestinal, saluran kemih, kulit. Contoh pelari maraton 40 km yang tidak minum
  • Deplesi volume intravaskuler pada gagal jantung, syok, sirosis hati. 

Penyakit ini biasanya akut

2. Penyakit vaskuler ginjal. Dapat dibagi menjadi 2:



  • Penyakit vaskuler akut : vaskulitis (inflamasi pada pembuluh darah), penyakit tromboembolik (berkaitan dengan stroke dan endokarditis), sindrom uremik hemolitik,trombotik trombositopenik purpura, hipertensi maligna, skleroderma.
  • Penyakit vaskuler kronik, seperti nefrosklerosis misalnya pada orang hipertensi berat terjadi sklerosis pembuluh darah ginjal yang mengakibatkan kerusakan kerja ginjal, stenosis arteri renalis(penyempitan arteri renalis)
3.Penyakit Glomerulus
Secara etiologi dibagi atas idiopatik (primer) karena gangguan imunologi yaitu adanya endapan kompleks imun di glomerulus dan sekunder misal diabetes, malaria.
Memiliki 2 pola yaitu :
  • Nefritik. Inflamasi glomerulus dengan disertai adanya sedimen aktif dalam urin yaitu ( eritrosit dan silinder eritrosit) serta proteinuria lebih dari 1,5 gram/24 jam.
  • Nefrotik. Proteinuria lebih dari 3,5 gram/24 jam tanpa sedimen aktif dalam urin.
Tipe proteinuria
  1. Glomerular, hal ini terjadi karena terdapat kerusakan pada glomerulus, cirinya adalah: Molekul besar (Albumin), Lebih dari 1 gram dalam urin 24 jam, Proteinuria persisten, Tes Dipstik (alat tes celup urin yang bisa berubah warna) positip.
  2. Tubular, kerusakan pada tubulus, karena tidak bisa direabsorbsi, cirinya adalah: Protein molekul kecil, Tidak persisten, mengandung ß2-microglobulin, immunoglobulin light chains, retinol-binding protein.
  3. Overflow hal ini terjadi karena produksi berlebihan protein molekul kecil.
4. Penyakit Tubulo intersisial 
Penyakit tubulo interstitial dibagai atas akut dan kronik.
  • Akut 
Seperti pada Nekrosis Tubular Akut (ATN), Nefritis Intersisial Akut, dan Nefropati silinder pada Mieloma Multipel
  • Kronik 
Seperti pada Ginjal Polikistik, Sarkoidosis, Sindrom Syogren, Nefropati refluks pada anak.

5. Uropati Obstruktif karena obstruksi aliran urin
Kategori ini meliputi gangguan mulai dari pelvis renalis hingga uretra. Ditandai dengan penurunan fungsi ginjal murni akibat obstruksi. Hal ini dapat terjadi bila dua ureter mengalami hambatan
(hiperplasia atau kanker prostat)

Tanda-tanda terkena penyakit ginjal:
  • Gejala yang timbul akibat langsung kerusakan ginjal seperti oliguria/anuria, sakit pinggang, edema di tungkai-seluruh tubuh, hipertensi, perubahan warna urin.
  • Kenaikan kreatinin dan kelainan urinalisis asimtomatik (tidak ada keluhan tapi ada hematuria,pyuria, dll)
  • Gejala gagal ginjal seperti anoreksia, muntah, edema, perubahan mental
  • Gejala sistemik misalnya vaskulitis (berupa demam, artralgia, lesi pada paru).
  • Kejadian yang insidentil diketahui misalnya tumor ginjal, kista ginjal
Reaksi:

1 komentar:

  1. Terimakasih untuk informasi penyakit ginjalnya. Pencegan yang baik adalah dengan menjaga pola hidup sehat, seperti makanan sehat, olah raga teratur dan minum yang cukup serta jangan menahan buang air kecil..

    ReplyDelete