Saturday, February 18, 2012

Renungan At-Takaatsur

Ini hanyalah sebuah renungan saya mengenai surat ini, surat yang saya sangat sukai.. Surat yang dekat sekali dengan keduniawian..

(1) Alhaakumut takaatsur
(2) Hattazurtumul maqaabir
(3 )Kallaa saufa ta'lamuun
(4) Tsumma kallaa saufa ta'lamuun
(5) Kallaa lau ta'lamuuna 'ilmal yakiin
(6) Latarawunnal jahiim
(7) Tsumma latarawunnahaa 'ainal yaqiin
(8) Tsumma latus 'alunna yauma 'idzin 'anin na'im

Perhatikan artinya..

1. Bermegah-megahan telah melalaikan kamu
2. Hingga kamu masuk ke dalam kubur 
3. Sekali-kali jangan (begitu), kelak kamu akan mengetahui
4. Kemudian sekali-kali jangan (begitu), kelak kamu akan mengetahui
5. Sekali-kali jangan (begitu), jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin
6. Sungguh kamu akan melihat neraka jahiim
7. Kemudian sungguh kamu akan melihatnya dengan yakin
8. Kemudian sungguh kamu akan ditanya pada hari itu tentang keni'matan (yang kamu megah-megahkan itu)

at-takaatsur berarti bermegah-megahan..

"bermegah-megahan telah melalaikan kamu"

bermegah-megahan, hedon, foya-foya, sifat ini akrab di kehidupan sehari-hari. Banyak seklai tindakan hedon yang tidak kita sadari, Uang kadang menjadi mudah dikeluarkan untuk sebuah hiburan. nonton film 35.000, liburan berjuta-juta, dan belum lagi pengeluaran yang kurang penting, seperti nongkrong sama temen di kedai kopi beli minum  40.000, atau nongkrong seharian di restoran habis 300.000. Atau lihatlah orang-orang yang belanja di salah satu mal di indonesia, beli tas 6.000.000, beli baju 3.000.000.
Atau secara global fakta bahwa negara berkembang ini merupakan salah satu pasar terseksi blackberry, negara dengan pembelian iphone atau ipad terbanyak, negara yang jadi sasaran perusahaan mobil-mobil mewah (inilah negara berkembang yang benar-benar konsumtif, negara yang katanya tingkat kemiskinan, tingkat penganggurannya tinggi)
hm... saya jadi sadar aja betapa sifat bermegah-megahan ini sering dilakukan oleh banyak pihak dan termasuk saya. dan apa yang dikatakan oleh surat ini benar,, bermegah-megahan telah melalaikan kamu, lalai dalam hal ini bukan hanya tentang lalai sholat, tapi lalai dalam memanfaatkan waktu. Waktu yang seharusnya dapat digunakan untuk hal yang lebih produktif, dan uang yang seharusnya bisa digunakan sebagai amal, hilang begitu saja di meja karaoke, di bioskop, di pantai, hilang di show room mobil-mobil, dll.

"bermegah-megahan telah melalaikan kamu, hingga kamu masuk ke dalam kubur"

hingga masuk ke dalam kubur? yak! berapa banyak orang yang meninggal dan sampai terakhir hidupnya tidak menyadari betapa berfoya-foyanya dia, tidak menyadari betapa hedonnya dia, atau mungkin dia meninggal dalam keadaan sedang berhedonia? meninggal di klub malam, meninggal waktu liburan di pantai, dan lainnya.
Sungguh bagi saya maksud ayat ini adalah menyatakan bahwa akan ada banyak manusia dengan sifat foya-foya, yang kemudian meninggal tanpa pernah mengubah sifat itu sampai akhir hidupnya. tanpa pernah berpikir tentang kesia-siaan uangnya, kesia-siaan waktunya, hingga izrail menjemputnya. tanpa pernah berubah.

"Sekali-kali jangan (begitu), kelak kamu akan mengetahuinya"

Al-qur'an adalah petunjuk dan peringatan. ini adalah buktinya. Betapa Allah begitu sayangnya kepada kita hingga diingatkan janganlah kita melakukan hal itu. Dan hal yang paling menyesakkan adalah bahwa Allah mencoba memberi tahu kita sebanyak 3 kali! yap 3 kali! lihat ayat berikutnya "kemudian sekali-kali jangan (begitu), kelak kamu akan mengetahui" dilanjutkan ke ayat berikutnya "sekali-kali jangan (begitu), jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin"
Peringat atau larangan sebanyak tiga kali ini benar-benar membuka mata saya bahwa betapa Allah menyayangi kita dan benar-benar mencoba memberi tahu kita jangan lakukan itu semua...
Bayangkan kalian ingin memberi tahu anak kalian tentang sebuah hal yang berbahaya, dan begitu inginnya kalian menghidarkan anak kalian dari hal itu, hingga kalian menyebutnya berulang sampai tiga kali.
Apalagi peringatan terkahir, untuk orang-orang yang sudah tau, sudah punya pengetahuan, bahwa berfoya-foya, bermegah-megahan, hedon itu salah, maka jangan dilakukan. Ini mungkin akan jadi teguran untuk kita semua yang menyadari apa dan bagiamana wujud bermegah-megahan itu.

Hingga Allah SWT melajutkannya "Sungguh kamu akan melihat neraka jahiiim"

Allah SWT adalah maha penyayang, begitu sayangnya hingga Allah tidak ingin kita masuk neraka jahiim. dan ini adalah peringatan! bahwa bagi mereka yang hidup berfoya-foya, bermegah-megahan akan masuk neraka jahiim. dan Allah melanjutkan di ayat berikutnya "Kemudian sungguh kamu akan melihatnya dengan yakin"
Jadi bagi yang tetap ingin hidup berfoya-foya, Allah sudah nyatakan kamu akan melihat neraka jahiim dengan yakin. karena kamu pasti diperlihatkan dan akan dimasukkan ke sana.

"Kemudian sungguh kamu akan ditanya pada hari itu tentang keni'matan (yang kamu megah-megahkan itu)"
Ya, mungkin banyak diantara kita yang pada akhirnya (setelah membaca tulisan ini) tidak atau kurang merasa bermegah-megahan, tidak merasa berfoya-foya, tidak merasa suka hedon, tapi yang jelas, hari pengadilan akan datang, dan akan dipaparkan kepada kita tentang harta yang diamanahkan oleh Allah kepada kita... lalu di sana akan jelas semuanya....

Apakah kita akan melihat dengan seyakin-yakinnya neraka jahiim di depan mata kita?

Baca Juga:
Ayat tentang Kikir dan Boros
Pahala Sholat Jumat
Kisah Muhammad : Musuh yang menjadi teman
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment