Thursday, March 15, 2012

NGOROK, MENDENGKUR, APAKAH HAL NORMAL?


Oleh Rizka Hanifah

Ngorok atau mendengkur adalah hal yang sering sekali ditemukan pada masyarakat. Oleh karena begitu seringnya kebiasaan ngorok atau mendengkur ini tidak lagi dikhawatirkan dan justru dianggap biasa, padahal menurut kedokteran ngorok itu bukan hal yang normal. 

Ngorok atau mendengkur terjadi karena adanya getaran di palatum mole. Getaran ini menandakan adanya aliran udara yang buruk saat tidur. Aliran udara ini mencerminkan aliran oksigen sehingga seseorang yang tidurnya ngorok berarti aliran oksigen saat ia tidur lebih buruk dibanding dengan orang yang tidak ngorok.

Dalam kedokteran terdapat istilah Obstruktif Sleep Apnea (OSA). Ini adalah sebuah istilah dimana terdapat terhentinya pernafasan saat tidur minimal 10 kali dalam satu jam. Untuk membuktikan hal ini tentu kita harus ke dokter. Apabila OSA ditemukan pada pasien maka harus segera dicarai penyebabnya. Kenapa kita harus segera cari penyebabnya? karena komplikasi yang di timbulkan dari OSA ini sangat berbahaya yakni, 
Hipertensi
Peny. Jantung
Stroke 
Polisitemiavera
Diabetes Melitus
Hypercholesterol dan trigliserida
GERD/ LPR
Gangguan seksual
Gangguan emosi dan perilaku

kenapa sih bisa terjadi hal-hal di atas? hal-hal tersebut dapat terjadi karena pada orang-orang yang mengorok atau mendengkur terjadi gangguan oksigenisasi jaringan yang kronik sehingga hal-hal di atas sangat mungkin terjadi. 

Untuk mencegah hal tersebut tentu kita harus mengetahui, apa sih penyebab terjadinya tidur mengorok atau mendengkur ini?

penyebabnya ada berbagai faktor yakni: 
hipertropi konka (perbesaran bagian hidung), septum deviasi, masa/polip, hipertropi adenoid, uvula yang panjang, elongasi palatum/ webbing, hipertropi tonsil dan dinding lateral/ posterior faring, makroglosi (lidah yang besar), hipertropi tonsil dan papila lingual, LPR, floppy epiglotis, rugae mukosa, Mikro/ retrognatia
Bingung?gapapa hal ini bisa dideteksi di dokter THT khususnya, jadi apabila ada teman, keluarga, yang tidurnya ngorok harus segera dianjurkan ke dokter untuk diperiksa.

Bagaimanakah tatalaksananya? Tata laksana dari tidur mendengkur ini disesuaikan dengan penyebabnya jadi snag dokter harus melihat apakah ada struktur anatomi pada bagian hidung, mulut, tenggorokan penderita yang menyebabkan terjadinya tidur mendengkur ini. Hal sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan mengganti posisi tidur. Penderita sebaiknya tidur ke arah samping. 

Nah, sebagai kesimpulan. Tidur mengorok bukanlah hal yang normal, bukan pula hal yang biasa-biasa  saja, segera kunjungi dokter dan biarkan dokter menilai apakah penyebab timbulnya ngorok pada penderita. Apabila kebiasaan mendengkur ini terus dibiarkan penderita akan lebih mudah terkena hipertensi, jantung, stroke, gangguan emosi, gangguan psikis, dll. Oleh karena itu jangan remehkan tidur ngorok dan segera kunjungi dokter. :)




Reaksi:

1 komentar:

  1. Ke dokter umum dulu? Kalo dirujuk ke dokter spesialis apa?

    ReplyDelete