Tuesday, March 12, 2013

Arry Rahmawan

Pernah dengar? mungkin sebagian iya sebagian tidak. Di tulisan ini saya ingin mengangkat dia, sebagai sosok yang hidupnya bisa mengajarkan banyak hal. Harapannya tulisan ini bisa memberikan pelajaran yang banyak juga untuk para pembaca, sebanyak apa yang ia inspirasikan kepada saya.

Putih, cukup tinggi, agak kurus, berkacamata, duduk sambil melihat handphonenya. Pria ini berbaju merah waktu saya menemuinya, dan mulai mengajaknya berbicara tentang banyak hal.

Arry Rahmawan, nama lengkap pria yang biasa dipanggil kak Arry. Dia adalah seorang mahasiswa S2 UI. Pria berusia 22 tahun ini, sepintas tidaklah spesial, penampakannya sederhana, begitupun senyumnya. Namun, coba lihat apa yang ada dibalik pria sederhana ini.

Dia adalah pendiri Training Cerdas Mulia, sebuah lembaga pelatihan yang bertujuan mencerdaskan para siswa SMP, SMA, dan mahasiswa PT untuk menjadi manusia cerdas lagi mulia. Pria yang lulus dengan IPK Cumlaude masa pendidikan 3,5 tahun ini, memiliki 8 orang yang bergabung dalam timnya, dan telah menjadi pembicara ke lebih dari 200 tempat. Tulisan pria ini juga pernah dimuat di berbagai media nasional seperti detik.com, media indonesia. Arry telah menulis lebih dari 5 judul buku, 500 artikel, dan telah menginspirasi lebih dari 20.000 orang. Seluruh prestasinya lengkap tertuang dalam CVnya yang bisa dibaca di sini.

Di usianya yang masih muda, ia telah membuktikan dirinya mampu menjadi motivator puluhan ribu pelajar, pengusaha, mahasiswa yang berprestasi, teman yang bermanfaat dengan memberikan lapangan pekerjaan, dan yang pasti anak yang membanggakan orang tuanya. 

Lebih jauh tentang cerdas mulia bisa Anda buka di cerdamulia.net dan arryrahmawan.net

AWAL PERUBAHAN.. 

"SMP, saya dulu anak yang salah pergaulan, hubungan buruk dengan orang tua, ngebut-ngebutan, balapan motor hingga kekacauan ini mengatarkan saya pada sebuah teguran, di hari Sabtu. Saya ingat betul, hari seninnya saya ada ujian akhir semester, dan saya pergi ngebut setelah berkata kasar kepada orang tua, akhirnya terjadi kecelakaan motor. Kecelakaan ini membuat saya terbaring di ICU selama beberapa hari, kaki patah, wajah sobek, darah dimana-mana, tidak sadarkan diri. Saat masa itu lewat, pertama kali saya buka mata, saya cuma terpikir orang tua. Saya sadar, kematian benar-benar hal yang tak bisa diprediksi"

"Kemudian saya mencoba untuk memperbaiki diri dengan banyak membaca buku, mengikuti training, hingga mengembangkan suatu metode belajar yang efektif. Saya pun tertantang untu membuktikannya saat SMA. Saya tunjukan bahwa, orang yang tidak begitu pintar ini bisa berprestasi dalam akademis, saya ikut lomba-lomba dan memenangkannya, saya juga mengetuai sebuah ekskul waktu SMA" 

"Setelah keberhasilan kecil ini terbesitlah rasa tertarik untuk menjadi seorang trainer yang profesional. Konsepnya sederhana, trainer adalah seorang yang terus berupaya memperbaiki orang lain, dan saya yakin kondisi seperti itu akan mendesak saya untuk terus memperbaiki diri saya juga. Ini lah motivasi terbesar saya, memperbaiki diri dengan memperbaiki orang lain. Tidak ada motivasi perubahan yang paling besar selain ibadah." 

"Saat akhirnya mengikuti training menjadi trainer di ESQ. Setelah itu saya memulai langkah menjadi seornag trainer. Hal pertama yang saya lakukan adalah menyebarkan niat ini ke teman-teman lain, saya menawarkan diri memberikan training kepada para siswa SMP dan SMA. Akhirnya kesempatan pertama datang, tahun 2007, SMA kelas 1 akhir. Saya diminta berbicara di sebuah SMP, tanpa dibayar dan saya pun menerimanya. Saya tidak mengerti bisnis saat itu, saya hanya ingin memberi. Saya pergi naik motor ke SMP tersebut, hujan-hujanan, bawa LCD sendiri, tidak dibayar pula. Saya yakin Allah SWT pasti mengganti suatu hari nanti"

"Alhamdulillah, di akhir SMA saya telah berbicara sebagai motivator lebih dari 500 kali dan kegiatan ini terbukti tidak menghancurkan akademis saya, saya masuk Teknik Industri UI lewat alur SPMB. Saat itu Teknik Industri UI memiliki passing grade yang cukup tinggi.  

BISNIS PUN DIMULAI....

Saat kuliah, saya terpikir untuk mulai memberikan training bagi anak SMA. Tahun 2010, saya bertemu dengan pemilik bimbel di komunitas TDA Depok. Saat itu saya masih belum terpikir untuk menjadi pengusaha. Saya pun memberikan presentasi di depan pemilik bimbel tersebut. Ia mengatakan bahwa konsep yang saya miliki sebaiknya dibuat dalam bentuk yang lebih profesional. Saya mulai membentuk tim, dan saya mendapatkan satu orang. Namun, partner pertama saya ini ternyata punya visi dan misi yang berbeda dan partnership pun berakhir. Akhirnya saya kembali membentuk tim bersama para junior dan Cerdas Mulia pun diluncurkan pertama kali pada 2 Mei 2011. 

Akhirnya proposal pun disebar ke sekolah-sekolah dan Alhamdulillah kami pun terus dipanggil hingga pada suatu titik saya merasa butuh tambahan trainer baru dan kini tim saya pun bertambah. Ingin menjadi trainer di cerdas mulia? langsung hubungi ArryRahmawan.net

MELIHAT SISI LAIN..

Apa sih kunci sukses seorang Arry Rahmawan?
Jawab: Mengingat kematian. Suatu hari kita semua akan meninggal. Kasarnya, Allah SWT akan bertanya kepada kita semua, apa yang kita lakukan sehingga kita layak masuk surga Allah SWT? Saat itu saya memiliki alasan bahwa Allah SWT akan meninggikan beberapa derajat mereka yang berilmu, Allah menjanjikan pahala yang besar bagi mereka yang beramal jariyah, saya harap seluruh apa yang saya lakukan berupa memberikan motivasi, menulis buku, pengajaran akademis, bisa membantu saya untuk masuk surga Allah SWT.

Kesuksesan dekat dengan ria, bagaimana cara Arry belrindung dari ria?
Jawab: Mengingat bahwa semua yang terjadi pada diri kita sekarang bukanlah karena diri kita sendiri. Saya di sini karena mentor-mentor saya, orang tua, tim cerdas mulia. Tidak ada yang murni datang hanya dari diri saya sendiri. untuk apa saya banggakan diri sendiri, kalau ternyata kesuksesan ini juga berdiri atas bantuan orang lain. Kesuksesan ini juga milik mereka. 

Menurut apa yang harus dimiliki seseorang bila ingin maju atau berkembang?
Jawab: Komitmen tinggi untuk mau mengaplikasikan seluruh ilmu yang kita miliki. Mulai sekarang belajarlah memberi apa yang kita punya, mau bertindak untuk melakukan apa yang kita inginkan. Sadari bahwa kita punya potensi tak terbatas, jangan biarkan pikiran kita membunuh diri kita sendiri.

Kabarnya Arry lagi bikin buku ya? Bisa cerita tentang buku dan awal penulisan bukunya?
Jawab: Alhamdulillah sekarang Arry sudah menulis 7 buah judul buku. Buku pertama berjudul 5 kunci siswa hebat, kedua Menjadi Pengusaha Muda itu Mudah, ini Rahasianya. Ketiga, berupa compilasi, keempat tentang kumpulan cerita berhikmah, kelima tentang produktfitas, keenam tenang studentpreneur, dan ketujuh tentang pengusaha muda di UI. Saat pertama kali saya membuat buku saya tahu saya ini bukan siapa-siapa, namun saya tetap berniat, maka buku pertama saya tulis sendiri dan cetak sendiri, kemudian saya bagikan ke para pelajar begitupun dengan buku kedua dan ketiga. Buku keempat saya bagikan berupa e-book kepada para pembaca blog saya/ Alhamdulillah buku ke enam dan kelima ini saya diajak gagas media untuk diterbitkan. 

Apa hal yang ingin Arry sampaikan ke teman-teman lain yang juga ingin menjadi pengusaha sukses?
Jawab: Banyak anak muda yang ingin berusaha, ingin cepat kaya, cepat sukses, cepat populer. Sadarilah bahwa semua hal itu adalah proses yang panjang. Beranilah menunda kesenangan. Banyak orang yang saat baru mulai usaha, merasakan nikmatnya pendapatan kemudian lupa dan bermewah-mewahan. Saran saya, tetaplah sederhana.  

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment