Sunday, May 19, 2013

Cara Mengetahui Keterlambatan Perkembangan Pada Anak

Kita mengenal istilah tumbuh kembang, sebenarnya tumbuh kembang terdiri dari dua kata yang memiliki perbedaan arti. Tumbuh berarti suatu hal yang terukur seperti tinggi badan dan berat badan, sedangkkan kembang atau perkembangan bukanlah suatu hal yang terukur melainkan peningkatan skill, sepeti berdiri, berbicara, bermain bersama teman, dan lainnya.

Dalam tulisan kali ini saya akan menerangkan bagaimana cara mengetahui keterlambatan perkembangan pada anak.

Dalam dunia kedokteran, perkembangan terbagi atas empat aspek
1. Perkembangan motorik kasar
2. Perkembangan motorik halus
3. Perkembangan bahasa
4. Perkembangani psikososial

Contoh perkembangan motorik kasar adalah duduk, berjalan, dan berlari. Contoh perkembangan motorik halus adalah memegang benda kecil, menggenggam, memindahkan barang dari tangan ke tangan lainnya, dll.
Contoh perkembangan bahasa adalah kemampuannya bicara, dimulai dari 1-2 kata hingga membentuk sebuah kalimat. Perkembangan psikososial adalah kemampuannya berinteraksi dengan lingkungan seperti bermain bersama teman, mengikuti perintah orang tua, dll.

Seorang anak bisa mengalami perkembangan di satu bagian ataupun seluruh bagian yang disebut sebagai Global Delayed Development. Banyak orang tua yang tidak menyadari keterlambatan anaknya karena hal sederhana seperti TIDAK MENGETAHUI BATAS WAKTU YANG DISEBUT TERLAMBAT. Walaupun ia mengetahui anaknya sedikit terlambat biasanya orang tua hanya menunggu si anak mampu dengan sendirinya, tanpa berpikir untuk mengkonsultasikannya dengan dokter.

Kasus lainnya adalah orang tua tidak sabar akan perkembangan anaknya sehingga menjadi khawatir. Menghabiskan uang dengan pergi ke dokter untuk suatu hal yang sebenarnya masih dalam batas normal.

Oleh karena itulah, tulisan ini dibuat. Jadi apabila Anda adalah orangtua, atau akan menjadi orang tua, simpan tulisan ini, atau kurva di bawah ini agar bisa menjadi alat deteksi dini perkembangan anak Anda.

Lihat kurva di bawah ini, atau download di sini


Kita ambil contoh: 
Seorang anak belum bisa berjalan saat usia 14 bulan, apakah normal? terlambat? Harus di bawa ke dokter tidak?

Jawab:
1. Berjalan adalah motorik kasar, maka lihatlah tulisan berjalan di bagian motorik kasar (Tulisan paling bawah). 
2. Setelah menemukan tulisan motorik kasar, carilah kotak berjalan. Anda akan menemukannya di atas tulisan berdiri sendiri.
3. Apakah Anda sudah menemukan kotak bertuliskan berjalan dg baik? Bila sudah tarik depannya lurus ke angka paling bawah Anda akan sampai pada angka 12.Kemudian tarik garis belakangnya lurus ke bawah anda akan sampai pada angka 15, betul?
4. Berarti berjalan itu umumnya terjadi pada anak berusia 12-15 bulan.

Jadi jawaban dari pertanyaan di atas adalah anak yang belum bisa berjalan di usia 14 bulan, tidak perlu segera di bawa ke dokter, karena 90% anak akan sudah bisa berjalan di usia 15 bulan.

Bila menginjak usia 16 bulan anak Anda belum bisa berjalan, saat itulah Anda harus membawanya ke dokter, karena hal tersebut bisa menunjukan adanya suatu kelainan.

Bagaimana sudah mengerti cara menentukan apakah perkembangan anak Anda terlambat atau tidak? Semoga bermanfaat. Kalau Anda bingung dan butuh bantuan hubungi saya,
dr. Rizka 0856 788 2580/ 2336 E934

Share bila menurut Anda orang lain butuh untuk tahu. Ayo bermanfaat.
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment