Friday, December 20, 2013

Manifestasi Klinis Sindrom Ginjal

Homeostasis tubuh secara dominan dipelihara oleh proses-proses seluler yang terjadi pada ginjal normal. Gangguan yang terjadi pada proses-proses ini dapat menyebabkan abnormalitas yang membahayakan bahkan mematikan. Manifestasi klinis gangguan pada proses tersebut sangat tergantung patofisiologi kerusakan renal, dan biasanya didahului sebagai suatu kompleks gejala, temuan fisik yang abnormal,  dan perubahan laboratorium yang akan menuntun pada sindrom tertentu.  Sindrom-sindrom yang terjadi pada renal:


Sindrom-sindrom ginjal ini bisa terjadi sebagai konsekuensi penyakit sistemik atau bisa juga karena penyakit ginjal primer. Sindrom nefrologik biasanya terdiri dari beberapa elemen yang memperlihatkan proses patologis yang mendasarinya, durasi penyakit serta biasanya terdiri dari satu/ lebih manifestasi di bawah ini:
1.      Gangguan volum urin (oliguria, anuria, polyuria)
2.      Abnormalitas pada sedimen urin (RBC, sel darah putih, casts, dan Kristal)
3.      Sekresi protein yang abnormal (proteinuria)
4.      Rounded Rectangle: Kombinasi temuan-temuan dapat merujuk pada identifikasi sindrom nefrologik yang tepat.Berkurangnya GFR (azotemia)
5.      Munculnya hipertensi dan/atau naiknya volum
total tubuh (edema)
6.      Abnormalitas elektrolit
7.      Pada beberapa sindrom, disertai demam/ sakit

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment